Pendaftaran Pilkades Barejulat Diwarnai Pemandangan Unik ||Tiga Bacalon Kompak Bersalawat

- Jurnalis

Selasa, 1 September 2026 - 02:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif !!!

CAHAYA INDONESIA— Pemandangan menarik mewarnai tahapan pendaftaran bakal calon Kepala Desa (Bacalon Kades) Barejulat, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, untuk periode 2026–2032.

Tiga bakal calon yang mendaftarkan diri ke Sekretariat Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Barejulat menunjukkan pola yang hampir sama. Ketiganya sama-sama datang bersama tim sukses dan ratusan simpatisan dengan berjalan kaki menuju sekretariat panitia, sembari diiringi lantunan salawat Nabi.

Kesamaan tersebut membuat suasana pendaftaran ketiga bakal calon terlihat seperti sudah “janjian”. Meski demikian, tidak ada informasi mengenai adanya kesepakatan khusus di antara ketiganya terkait cara mereka melakukan pendaftaran.

Bacalon pertama, Ahmad Muazin, datang dengan mengusung tagline “Wayent Wah”. Ia berangkat dari kediamannya bersama tim sukses dan ratusan simpatisan.

Rombongan Ahmad Muazin memilih berjalan kaki menuju Sekretariat Panitia Pilkades Barejulat. Sepanjang perjalanan, lantunan salawat Nabi mengiringi langkah para pendukungnya hingga tiba di lokasi pendaftaran.

Sehari berselang, giliran H. Tahri melakukan pendaftaran. Dengan membawa tagline “Lanjutkan”, H. Tahri bersama tim sukses dan ratusan simpatisannya berjalan kaki dari Dusun Timuk Gawah menuju Kantor Desa Barejulat yang menjadi lokasi sekretariat panitia.

Baca Juga :  Kritis Mengawal Kebijakan || Kasta NTB Tetap Khidmat Peringati HUT ke-81 RI

Nuansa religius kembali terlihat. Rombongan H. Tahri juga diiringi lantunan salawat Nabi sepanjang perjalanan menuju sekretariat pendaftaran.

Pemandangan serupa kembali terjadi ketika H. Adi Kusumajaya mendaftarkan diri. Mengusung tagline “Sapuk Sasak”, ia didampingi tim sukses dan ratusan simpatisan berjalan kaki dari Dusun Bunkawang menuju Sekretariat Panitia Pilkades Barejulat.

Lantunan salawat Nabi kembali terdengar mengiringi perjalanan rombongan hingga tiba di sekretariat.

Ketiga bakal calon tersebut memang memiliki tagline yang berbeda. Ahmad Muazin dengan “Wayent Wah”, H. Tahri dengan “Lanjutkan”, dan H. Adi Kusumajaya dengan “Sapuk Sasak”.

Namun, cara mereka mengantarkan proses pendaftaran justru memiliki kesamaan yang cukup mencolok, yakni berjalan kaki, didampingi ratusan simpatisan, serta diiringi lantunan salawat Nabi.

Fenomena tersebut menjadi warna tersendiri dalam tahapan Pilkades Barejulat 2026. Di tengah persaingan politik desa, proses pendaftaran ketiga bakal calon justru memperlihatkan nuansa kebersamaan dan religius yang hampir serupa.

Setelah tahapan pendaftaran selesai, masyarakat Barejulat kini menunggu proses berikutnya, termasuk penelitian dan verifikasi persyaratan hingga penetapan calon yang berhak mengikuti pemilihan Kepala Desa Barejulat periode 2026–2032.

Baca Juga :  Target Pajak Lombok Tengah Naik Rp62,17 Miliar || ALARM-NTB Minta Aset Daerah Dioptimalkan

Kontestasi Pilkades Barejulat diperkirakan semakin menarik untuk diikuti. Ketiga bakal calon telah membawa identitas dan tagline masing-masing sebagai modal awal untuk mendapatkan dukungan masyarakat.

Ketua Panitia Pilkades Barejulat, Sudarman Efendi, berharap seluruh masyarakat dapat menentukan calon pemimpin yang benar-benar mampu membawa Desa Barejulat ke arah yang lebih baik.

“Harapan kami kepada seluruh masyarakat agar bisa menentukan calon pemimpin yang benar-benar mampu membawa Desa Barejulat ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BPD Barejulat, Andi Mardinata, mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung.

Ia berharap pelaksanaan Pilkades Barejulat dapat berjalan aman dan damai hingga menghasilkan pemimpin yang akan memimpin Desa Barejulat selama delapan tahun ke depan.

“Mari sama-sama menjaga kondusivitas dan menyukseskan Pilkades agar dapat berjalan aman dan damai, hingga nantinya mendapatkan pemimpin yang akan memimpin Desa Barejulat delapan tahun ke depan,” katanya.

Follow WhatsApp Channel canesiamedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Emas Palsu Nasabah Koperasi Syariah Tunas Paice || TSK Bertambah dan Ditahan
Pengambilan Nomor Urut dan Penyampaian Visi-Misi Calon Kades Barejulat Berlangsung Tertib dan Damai
Alfamart dan Kalbe Nutritionals Perkuat Dukungan 1.000 HPK melalui Sahabat Posyandu
Tak Rela Pendidikan Terganggu Fitnah, TGH. Sumar Serahkan Ponpes Abul Barokat ke TGB
Target Pajak Lombok Tengah Naik Rp62,17 Miliar || ALARM-NTB Minta Aset Daerah Dioptimalkan
Kontrak PT TCN di Era Pertama Najmul Akhyar Disorot || KASTA Pertanyakan Proses Pengadaan 2017
DPRD Loteng Gelar Paripurna Perubahan APBD 2026 || Belanja Naik Rp299,77 Miliar
Audiensi dengan DPRD Lobar || KASTA NTB Pertanyakan Kinerja Inspektorat
Berita ini 124 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 21:52 WIB

Kasus Emas Palsu Nasabah Koperasi Syariah Tunas Paice || TSK Bertambah dan Ditahan

Senin, 28 September 2026 - 12:20 WIB

Pengambilan Nomor Urut dan Penyampaian Visi-Misi Calon Kades Barejulat Berlangsung Tertib dan Damai

Jumat, 25 September 2026 - 05:20 WIB

Alfamart dan Kalbe Nutritionals Perkuat Dukungan 1.000 HPK melalui Sahabat Posyandu

Jumat, 25 September 2026 - 05:14 WIB

Tak Rela Pendidikan Terganggu Fitnah, TGH. Sumar Serahkan Ponpes Abul Barokat ke TGB

Minggu, 20 September 2026 - 12:33 WIB

Target Pajak Lombok Tengah Naik Rp62,17 Miliar || ALARM-NTB Minta Aset Daerah Dioptimalkan

Berita Terbaru