Kasus Emas Palsu Nasabah Koperasi Syariah Tunas Paice || TSK Bertambah dan Ditahan

- Jurnalis

Rabu, 30 September 2026 - 21:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif !!!

CAHAYA INDONESIA – Kasus Emas Palsu Koperasi Syariah Tunas Paice masuk babak baru. Tersangka baru dalam kasus tersebut bertambah dan sudah ditahan oleh pihak Mapolresta Lombok Tengah.

 

Tersangka baru tersebut berinisial C yang merupakan oknum karyawan Koperasi Syariah Tunas Paice, yang bertugas memastikan keaslian dan kondisi setiap barang yang akan diagunkan di koperasi tersebut.

 

” Nggih dinda. Nampaknya ditemukan fakta oleh para penyidik ada kerjasama antara S dan C sehingga emas palsu itu lolos,” kata Prof. Zaenal Asikin, Rabu 30 September 2026 kepada Jurnalis.

Baca Juga :  Pendemo Dituding Minta Rp20 Juta || Konsultan Hukum PDAM Kami Punya Bukti Chat WhatsApp

 

Tersangka sebelumnya, yakni S yang juga sudah lebih dulu ditahan, merupakan nasabah dari Koperasi Syariah Tunas Paice yang diduga sengaja menggadaikan emas palsu.

 

Modus gadai emas palsu ini, rupanya berjalan mulus, karena salah satu pegawai inisial C diduga kong kalikong dengan S agar emas palsu lolos dalam pemeriksaan.

 

Ditanya soal masih terbukanya pintu perdamaian dalam kasus tersebut bagi para tersangka, Prof. Zaenal Asikin mengatakan, kalau selama para terduga pelaku masih ada etikad baik, maka pintu damai selalu terbuka.

Baca Juga :  Pleno Penetapan DPT Pilkades Barejulat Tetapkan 5.848 Pemilih

 

“Beberapa hari yang lalu, ada orang mengatasnamakan kuasa hukum, menelpon saya untuk menjajaki kemungkinan RJ. Saya jawab, semua masih terbuka,” pungkas Guru Besar Unram ini

 

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Lombok Tengah, IPTU. Lalu Barata Kusnadi terkait hal tersebut mengatakan, akan menyakanya ke Satreakrim.

 

“Nggih mohon waktu, tiang konfirmasi ke reskrim dulu,” katanya.

Follow WhatsApp Channel canesiamedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengambilan Nomor Urut dan Penyampaian Visi-Misi Calon Kades Barejulat Berlangsung Tertib dan Damai
Alfamart dan Kalbe Nutritionals Perkuat Dukungan 1.000 HPK melalui Sahabat Posyandu
Tak Rela Pendidikan Terganggu Fitnah, TGH. Sumar Serahkan Ponpes Abul Barokat ke TGB
Target Pajak Lombok Tengah Naik Rp62,17 Miliar || ALARM-NTB Minta Aset Daerah Dioptimalkan
Kontrak PT TCN di Era Pertama Najmul Akhyar Disorot || KASTA Pertanyakan Proses Pengadaan 2017
DPRD Loteng Gelar Paripurna Perubahan APBD 2026 || Belanja Naik Rp299,77 Miliar
Audiensi dengan DPRD Lobar || KASTA NTB Pertanyakan Kinerja Inspektorat
Pendemo Dituding Minta Rp20 Juta || Konsultan Hukum PDAM Kami Punya Bukti Chat WhatsApp
Berita ini 374 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 21:52 WIB

Kasus Emas Palsu Nasabah Koperasi Syariah Tunas Paice || TSK Bertambah dan Ditahan

Senin, 28 September 2026 - 12:20 WIB

Pengambilan Nomor Urut dan Penyampaian Visi-Misi Calon Kades Barejulat Berlangsung Tertib dan Damai

Jumat, 25 September 2026 - 05:20 WIB

Alfamart dan Kalbe Nutritionals Perkuat Dukungan 1.000 HPK melalui Sahabat Posyandu

Jumat, 25 September 2026 - 05:14 WIB

Tak Rela Pendidikan Terganggu Fitnah, TGH. Sumar Serahkan Ponpes Abul Barokat ke TGB

Minggu, 20 September 2026 - 12:33 WIB

Target Pajak Lombok Tengah Naik Rp62,17 Miliar || ALARM-NTB Minta Aset Daerah Dioptimalkan

Berita Terbaru